Saturday Sep 04

recent article

Move
Display 0 | 5 | 10 | 15 Stories

Artikel

Topics
Top Story

JFC undercover

JFC undercover

Minggu 8 Agustus kemarin, Jember Fashion Carnaval yang ke-9 telah digelar. Seperti tahun-tahun sebelumnya, JFC kali ini juga dipadati pengunjung. Tapi kali ini kita nggak membahas "JFC-nya" melainkan keadaan...

Ketindisan Waktu Tidur

Ketindisan Waktu Tidur

Ketindisan Pernah suatu hari anda terbangun dari tidur dengan tubuh tak bisa bergerak sama sekali? Ditindih makhluk halus! Tenang... berikut adalah penjelasan ilmiahnya. Menurut medis, keadaan ketika...

"CERI" si kecil yang super

"ceri" si kecil yang super CERI Ceri adalah sejenis tumbuhan dan buahnya yang berasal dari genus prunus. Buah yang diproduksi sekitar 3 juta ton per tahun diseluruh dunia ini terbukti multi fungsi. Selain...

Musik dan Kepribadian

Music Setiap orang pasti memiliki kecenderungan berperilaku tertentu, khas, dan yang pasti berbeda antara seseorang dengan orang lainnya. Kepribadian seseorang bisa dilihat dari selera musik yang disukainya....

Fakta Menarik di Sekitar Kita

Ternyata banyak sekali fakta-fakta menarik di dunia ini yang sebenarnya simple tapi masih sedikit yang tahu. Berikut beberapa fakta menarik yang redaksi COKOCIP temukan: Seekor kecoak bisa hidup kira-kira...

Cerpen Nggak Jelas...

Sejarah Hari Ibu

Beethoven, Legenda dan Symphony No. 3 Eroica

Ketindisan Waktu Tidur

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail
Ketindisan

Pernah suatu hari anda terbangun dari tidur dengan tubuh tak bisa bergerak sama sekali? Ditindih makhluk halus! Tenang... berikut adalah penjelasan ilmiahnya.

Menurut medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak disebut sleep paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak bisa bergerak dan serasa lumpuh). Dan hampir semua orang pernah mengalaminya, laki-laki maupun perempuan dan rata-rata usia saat pertama kali mengalami gangguan ini sekitar 14-17 tahun.

Sleep paralysis bisa berlangsung beberapa detik hingga menit dan saat terjadi kita sering mengalami halusinasi. Nah, sebab itu fenomena ini sering dikaitkan dengan hal mistis.

Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis, adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye movement (REM).

Berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 tahapan. Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), tahap tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam dan tahap REM. Pada tahap inilah mimpi terjadi.

Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM).

Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi.

Kurang tidur pun tidak boleh dianggap remeh. Ini bisa juga merupakan pertanda narcolepsy (serangan tidur mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk), sleep apnea (mendengkur), kecemasan, atau depresi. Jika sudah menimbulkan sleep paralysis, kondisinya berarti sudah berat. Segera evaluasi diri dan cukupi kebutuhan tidur. Usahakan tidur 8-10 jam pada jam yang sama setiap malam.

Sleep paralysis umumnya terjadi pada orang yang tidur dalam posisi telentang. Itu sebabnya, kita perlu sering mengubah posisi tidur untuk mengurangi risiko terserang gangguan tidur ini. Nah, jika tindihan disertai gejala lain, ada baiknya segera ke dokter ahli tidur atau laboratorium tidur untuk diperiksa lebih lanjut.
(Erma Dwi Kusumastuti dengan perubahan)


blog comments powered by Disqus

Followers

ADVERTISEMENTS

Hosting Murah Domain Murah

Hosting USA Super Murah