"CERI" si kecil yang super
Wednesday, 16 September 2009 15:39
"ceri" si kecil yang super
CERICeri adalah sejenis tumbuhan dan buahnya yang berasal dari genus prunus. Buah yang diproduksi sekitar 3 juta ton per tahun diseluruh dunia ini terbukti multi fungsi. Selain digunakan sebagai tanaman hias, ceri juga dimanfaatkan sebagai obat.
Buah ceri mengandung anthocyanin, yaitu pigmen warna merah yang baik untuk kesehatan karena merupakan antioksidan. Dijelaskan pula anthocyanin memiliki efek yang lebih bagus dibandingkan dengan aspirin sebagai obat pencegah rasa sakit.
Tetapi ceri tidak boleh diolah dengan suhu terlalu panas karena bisa menghilangkan anthocyanin yang dikandungnya. Selain itu bagi mereka yang memiliki gangguan pencernaan harus hati - hati karena ceri mengandung zat asam yang juga tinggi.
Beberapa manfaat ceri bagi kesehatan tubuh kita adalah:
*Ceri bisa menurunkan resiko sakit jantung
Kandungan dalam buah ceri dapat menurunkan kadar kolesterol tubuh sehingga kita dapat terlindung dari resiko obesitas (kelebihan berat badan) yang dapat memicu penyakit jantung. Penelitian yang dilakukan para peneliti dari Universitas Michigan, Amerika, pada sekelompok tikus yang diberi makan campuran ceri selama 12 minggu menunjukkan penurunan kadar lemak sebesar 14 persen dibandingkan yang tidak diberi campuran ceri. “Konsumsi ceri ini bisa mempengaruhi kerja gen yang berhubungan dengan lemak,” terang Dr Steven F. Bolling, Ahli Bedah Jantung dari Cardiovascular Centre Universitas Michigan.
*Ceri mengatasi kelelahan
Dalam sejumlah besar kondisi, mudah merasa lelah berhubungan dengan berkurangnya kandungan besi dalam darah, kurangnya pasokan oksigen dan tidak lancarnya peredaran darah. Dengan mengonsumsi buah ceri dapat memenuhi zat besi, mencegah hanyutnya zat besi, sekaligus memperbaiki peredaran darah, membantu melawan lelah.
*Mengkonsumsi ceri mengurangi nyeri tulang atau sendi
Dokter John J. Cush peneliti dari Baylor Research Institute, Amerika Serikat, dengan penelitian kecil, menemukan bila buah ceri dapat meminimalkan osteoartitis (penyakit yang menyerang tulang dan sendi tangan dan kaki, juga persendian yang kerap digunakan untuk mengangkat beban berat). Anthocyanin ceri yang berfungsi sebagai antioksidan dapat mengurangi peradangan dalam tubuh. Pengobatan menggunakan ceri terbukti menimbulkan efek samping yang jauh lebih kecil daripada terapi konvensional.
*Ceri mengatasi insomnia
Ceri merah diketahui mengandung hormon melatonin yang diperlukan untuk tidur yang nyenyak. Menurut laporan Daily Express, melatonin dihasilkan di otak serta memicu rasa kantuk alami. Para peneliti menemukan bahwa hormon tersebut terkandung sangat banyak di ceri jenis Montmorency. Ketua tim peneliti dari University of Texas Health Science Centre, di Austin, Texas, Amerika Serikat, Dr Russel Reiter mengatakan mengonsumsi segenggam ceri Montmorency akan meningkatkan level melatonin di dalam darah. Hasilnya, rasa kantuk muncul secara alami selain bisa bermanfaat untuk hal-hal lainnya.
| < Prev | Next > |
|---|







