Thursday Sep 09

recent article

Move
Display 0 | 5 | 10 | 15 Stories

Artikel

Topics
Top Story

JFC undercover

JFC undercover

Minggu 8 Agustus kemarin, Jember Fashion Carnaval yang ke-9 telah digelar. Seperti tahun-tahun sebelumnya, JFC kali ini juga dipadati pengunjung. Tapi kali ini kita nggak membahas "JFC-nya" melainkan keadaan...

Ketindisan Waktu Tidur

Ketindisan Waktu Tidur

Ketindisan Pernah suatu hari anda terbangun dari tidur dengan tubuh tak bisa bergerak sama sekali? Ditindih makhluk halus! Tenang... berikut adalah penjelasan ilmiahnya. Menurut medis, keadaan ketika...

"CERI" si kecil yang super

"ceri" si kecil yang super CERI Ceri adalah sejenis tumbuhan dan buahnya yang berasal dari genus prunus. Buah yang diproduksi sekitar 3 juta ton per tahun diseluruh dunia ini terbukti multi fungsi. Selain...

Musik dan Kepribadian

Music Setiap orang pasti memiliki kecenderungan berperilaku tertentu, khas, dan yang pasti berbeda antara seseorang dengan orang lainnya. Kepribadian seseorang bisa dilihat dari selera musik yang disukainya....

Fakta Menarik di Sekitar Kita

Ternyata banyak sekali fakta-fakta menarik di dunia ini yang sebenarnya simple tapi masih sedikit yang tahu. Berikut beberapa fakta menarik yang redaksi COKOCIP temukan: Seekor kecoak bisa hidup kira-kira...

Cerpen Nggak Jelas...

Sejarah Hari Ibu

Beethoven, Legenda dan Symphony No. 3 Eroica

Monday, 15 December 2008 15:22
Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Sejarah Hari Ibu diawali dari bertemunya para pejuang wanita dengan mengadakan Kongres Perempuan Indonesia I pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta, di gedung yang kemudian dikenal sebagai Mandalabhakti Wanitatama di Jalan Adisucipto. Dihadiri sekitar 30 organisasi perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatera. Hasil dari kongres tersebut salah satunya adalah membentuk Kongres Perempuan yang kini dikenal sebagai Kongres Wanita Indonesia (Kowani).

Organisasi perempuan sendiri sudah ada sejak 1912, diilhami oleh perjuangan para pahlawan wanita abad ke-19 seperti M. Christina Tiahahu, Cut Nya Dien, Cut Mutiah, R.A. Kartini, Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Achmad Dahlan, Rangkayo Rasuna Said dan lain-lain.

Baca Lanjutan : Sejarah Hari Ibu

Friday, 05 December 2008 16:00
Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

BeethovenLudwig van Beethoven adalah seorang komponis musik klasik dari Jerman.Ia dipandang sebagai salah satu komponis yang terbesar dan merupakan tokoh penting dalam masa peralihan antara Zaman Klasik dan Zaman Romantik. Semasa muda, ia adalah pianis yang berbakat, populer di antara orang-orang penting dan kaya di Wina, Austria, tempatnya tinggal. Namun, pada tahun 1801, ia mulai menjadi tuli hingga membuatnya sedih dan depresi.

Sumber lain dari kesedihannya adalah tak berhasilnya ia mendapatkan ‘teman hidup’. Banyak wanita bangsawan yang sering dicintainya namun umumnya cintanya bertepuk sebelah tangan.
Lepas dari kemuramannya karena sakit otoslerosis yang menyebabkan ketulian pada telinganya yang menjadi nyawa seorang komponis, Beethoven mulai membuat komposisi hingga pada tahun 1805 menggubah Symphony No. 3 in Eb ‘Eroica’, Op. 55.

Baca Lanjutan : Beethoven, Legenda dan Symphony No. 3 Eroica

Followers

ADVERTISEMENTS

Hosting Murah Domain Murah

Hosting USA Super Murah